Cara Membuat Taman Vertikal Dalam 9 Langkah Mudah

0
(0)

denahrumah.id

Taman vertikal atau bisa juga disebut taman vertikal akan membuat dinding yang membosankan terlihat lebih hidup dan menarik. Sangat kontras dengan kehidupan perkotaan yang kaku.

Kebun dan kebun vertikal adalah jawaban atas minimnya lahan untuk bercocok tanam. Cocok untuk yang tinggal di apartemen atau rumah yang memiliki halaman terbatas, bahkan sempit.

Banyak sekali pilihan tanaman yang tersedia untuk menjadi ‘penghuni taman vertikal’. Mulai dari paku-pakuan atau aneka bumbu.

Selain itu, taman ini multifungsi karena selain asri, juga dapat menjadi penyegar udara, penyeimbang ekosistem, dan sumber bahan makanan.

Langkah Cara Membuat Taman Vertikal

Membuat taman atau taman vertikal sedikit berbeda dengan taman biasa. Ini cenderung lebih sulit dan membutuhkan perhatian ekstra. Namun, hasil akhirnya dijamin memuaskan! Yuk, simak tips di bawah ini agar kamu tidak kesulitan membuat taman vertikal di rumah!

1. Buat desain dan denah lantai

desain taman vertikal

Sebelum Anda mulai membeli tanaman, lebih baik Anda mengukur dan menggambar denah taman. Teknik merancang denah lantai dapat membantu Anda memilih tanaman dan bahan yang Anda butuhkan.

Selain itu, Anda juga bisa menentukan perlengkapan dan aksesoris apa saja yang bisa ditambahkan, tata letak taman vertikal, dan lain sebagainya.

Lihat juga apakah taman Anda akan menghadap matahari atau tidak. Hal ini akan menentukan jenis tanaman yang bisa Anda tanam, karena setiap tanaman memiliki kebutuhan sinar matahari yang berbeda-beda.

2. Pilih tanaman yang tepat

desain taman vertikal

Pilih tanaman yang cocok untuk taman vertikal dan taman kota kecil. Beberapa tanaman yang cocok adalah:

  • pakis,
  • begonia,
  • Bromeliad,
  • Sirih gading,
  • sukulen,
  • Sayuran seperti selada, tomat, dan cabai,
  • Rempah-rempah,
  • Anggrek,
  • Inggris Ivy,

Kita harus memilih tanaman yang tepat agar taman vertikal tidak terkesan penuh. Jangan memilih tanaman yang tumbuh terlalu cepat karena akan menyebabkan taman vertikal terlihat penuh dan berantakan.

Pilih tanaman yang memiliki akar pendek, tanaman merambat, tanaman gantung, atau yang bisa hidup di dalam pot.

3. Tempatkan tanaman di pot gantung, tangga, dan kantong

desain taman vertikal

Karena tempatnya yang sempit, Anda akan memiliki keterbatasan dalam menempatkan tanaman di taman vertikal. Jika taman vertikal terletak di balkon atau teras, coba pilih wadah berbentuk pot gantung.

Anda juga dapat membangun taman saku. Jadi, Anda bisa memasukkan tanaman ke dalam tas taman gantung khusus (terlihat seperti tas sepatu gantung). Setelah itu kamu tinggal menggantungkan tas di tiang.

desain taman vertikal

Selain itu, Anda juga bisa meletakkan berbagai tanaman di tangga. Sangat mudah untuk membuat tangga Anda sendiri. Anda dapat menggunakan tangga kayu tua dengan tambahan batang kayu untuk memperluas permukaan. Membuat taman vertikal ini juga mudah bukan?

4. Manfaatkan media yang menempel di dinding

desain taman vertikal

Anda juga harus memadukan taman vertikal dengan menggunakan media yang ditempel di dinding. Ada dua pilihan yaitu pot dan nampan yang sering disebut living wall tray.

Anda bisa memasang pot-pot kecil yang masing-masing ditanami tanaman, lalu dipaku ke dinding atau dipaku berkelompok di papan kayu. Setelah itu, pasang bidang kayu ini di dinding. Media ini cocok untuk sayuran dan tanaman yang lebih baik ditanam sendiri.

desain taman vertikal

Media yang paling umum digunakan untuk taman vertikal adalah nampan dinding hidup. Taman Anda akan terlihat ‘tumbuh’ dari dinding. Pilih kelompok tanaman yang tumbuh bersamaan agar tidak saling mendominasi.

Tanaman yang paling indah untuk nampan dinding hidup adalah pakis, gading, sirih, bunga, sukulen, herba, dan lumut. Anda juga bisa menata tanaman dengan membentuk pola tertentu agar terlihat lebih indah.

5. Pikirkan sistem irigasi

desain taman vertikal

Taman vertikal umumnya membutuhkan perawatan lebih dari taman biasa, terutama untuk dinding hidup.

Tanaman yang ditempatkan pada dinding hidup biasanya sangat dekat satu sama lain sehingga tidak memiliki banyak tanah dan perlu disiram lebih sering. Disarankan untuk membuat sistem irigasi tetes.

Ada cara kompleks lainnya, yaitu dengan menggunakan interval dan timer. Namun, tidak menutup kemungkinan juga untuk membuat lubang di bawah masing-masing kantong agar air bisa menetes ke deretan tanaman di bawahnya.

Anda juga bisa menyiram menggunakan selang biasa, namun pastikan penyiraman merata dan tidak berlebihan.

6. Gunakan media tanam campuran pot

media campuran pot

Jangan menggunakan tanah biasa, tetapi gunakan media tanam campuran pot atau tanah khusus untuk menanam tanaman. Kebun vertikal mudah kering, jadi campuran pot akan membantu menjaga kadar air di tanah.

Selain itu, karena ada tarikan gravitasi, Anda harus mengatur tanaman dengan benar. Tanaman yang tidak membutuhkan banyak air sebaiknya diletakkan di atas agar air mengalir ke bawah dan lebih cepat kering.

Sedangkan tanaman yang paling membutuhkan air diletakkan di bagian paling bawah.

7. Tanam secara horizontal

desain taman vertikal

Jika Anda akan menanam menggunakan living wall tray, tanamlah tanaman secara mendatar terlebih dahulu agar akarnya dapat tertanam kuat. Jika Anda langsung menumbuhkannya secara vertikal, akar akan terpengaruh oleh gravitasi saat tumbuh.

Setelah menumbuhkan tanaman secara horizontal selama dua minggu, mulailah memiringkan substrat secara bertahap hingga mencapai posisi vertikal. Ini akan mempersiapkan akar untuk tumbuh secara vertikal secara perlahan.

8. Buat kebun rempah-rempah

desain taman vertikal

Tanaman herba menjadi pilihan untuk taman perkotaan vertikal sempit. Rempah-rempah dapat memberikan tampilan yang menarik pada taman vertikal sekaligus sebagai sumber makanan. Ramuan terbaik untuk dikumpulkan di taman vertikal adalah thyme, rosemary, basil, dan sage.

Namun, jika ingin menanam herba, pastikan balkon mendapat sinar matahari 6-8 jam setiap hari. Anda juga bisa menanam sayuran dan tanaman obat dengan cara yang sama.

Lihat artikel lainnya: 10 Rekomendasi Tanaman Hias Indoor, Jadikan Rumah Anda Sehat dan Asri!

9. Buat semangkuk sukulen dan bunga gantung

desain taman vertikal

Jika taman kecil Anda memiliki tempat untuk menggantung pot, cobalah membuat mangkuk sukulen atau bunga gantung berwarna-warni. Pilih bunga yang rimbun dan memiliki daun yang menjuntai.

desain taman vertikal

Untuk membuat mangkuk sukulen, tempatkan pot campuran bidang tanam di dalam pot, lalu letakkan sukulen terbesar dan paling terang di tengahnya. Anda dapat menambahkan sukulen lain yang lebih kecil di sekitar tepinya.

Cobalah menggabungkan berbagai jenis sukulen dengan tekstur dan warna yang berbeda.

Yap, ada beberapa pekerjaan ekstra jika Anda ingin membuat taman vertikal. Mulai dari pemilihan tanaman yang tepat hingga pemilihan berbagai bentuk media tanam.

Walaupun ribet, tapi hasilnya worth it. Taman vertikal bisa menjadi pelarian Anda dari kesibukan aktivitas dan hiruk pikuk khas perkotaan.

Kapan Anda ingin mencoba membuat taman vertikal?

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.