berapa lama untuk menjadi arsitek lansekap

0
(0)

denahrumah.id

Apakah Anda ingin menjadi seorang arsitek, dan menginginkan informasi yang tepat untuk membantu Anda menjadi seorang profesional yang efektif? Jangan bicara lagi. Itu bagian dari apa yang akan saya tunjukkan di sini; bagaimana menjadi seorang arsitek.

Industri arsitektur terus berkembang. Komputer dan akses ke informasi telah secara signifikan mengubah cara arsitektur dipraktikkan secara revolusioner selama 100 tahun terakhir. Kata “arsitektur” sekarang sama umum dengan istilah “musik”. Jadi, seperti halnya musik, ada sub-relung dalam arsitektur.

Sebagai seorang arsitek, pekerjaan Anda memengaruhi tempat kerja, dan kehidupan orang-orang. Sebenarnya, menjadi seorang arsitek sebagai sebuah profesi sangat berbeda dengan pengalaman sekolah arsitektur.

Jadi, bacalah dengan cermat sampai akhir untuk benar-benar menemukan semua hal penting yang mungkin Anda perlukan untuk menjadi seorang arsitek, dengan atau tanpa gelar sarjana.

berapa lama untuk menjadi seorang arsitek atau berapa lama untuk menjadi seorang arsitek

Rata-rata masa studi di program studi arsitektur saat ini adalah 4 (empat) tahun, termasuk masa magang 6 (enam) bulan sampai dengan 1 (satu) tahun di biro arsitektur. Dengan memasukkan mata kuliah magang ke dalam kurikulum, mahasiswa arsitektur diharapkan siap bekerja segera setelah lulus.

Setelah lulus dari program studi arsitektur, perjalanan menjadi seorang arsitek masih berlanjut. Untuk dapat berpraktik sebagai arsitek, lulusan program studi arsitektur wajib mendaftar sebagai anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan mengikuti program magang yang dikeluarkan oleh IAI. Program pemagangan ini harus diselesaikan dalam jangka waktu minimal 2 (dua) tahun. Setelah lulus dari program pemagangan, calon arsitek tersebut akhirnya dapat menyandang gelar Arsitek Muda dan berhak untuk praktek arsitek; kegiatan menghasilkan karya Arsitektur yang meliputi perencanaan, perancangan, pengawasan dan/atau penilaian terhadap bangunan gedung dan lingkungannya.

Melihat perjalanan panjang yang harus ditempuh seseorang untuk dapat berpraktik sebagai Arsitek, sudah sepantasnya profesi ini dilindungi oleh peraturan-peraturan yang dapat memberikan kepastian hukum baik bagi Arsitek maupun pengguna jasa Arsitek.

berapa lama untuk menjadi arsitek lansekap

Ini akan membawamu sekitar 4 hingga 5 tahun untuk menjadi arsitek lanskap. Sebagian besar negara bagian membutuhkan arsitek lansekap untuk memiliki gelar sarjana di bidang ini. Ada dua gelar yang memungkinkan Anda untuk mengejar karir di bidang ini: gelar Sarjana Arsitektur Lansekap (BLA) dan gelar Sarjana Sains dalam Arsitektur Lansekap (BSLA). Gelar-gelar ini seringkali membutuhkan waktu empat tahun untuk diselesaikan dan ditawarkan dalam program yang diakreditasi oleh Badan Akreditasi Arsitektur Lansekap (Laab). Setelah Anda mendapatkan gelar Anda, Anda akan bisa mendapatkan sertifikasi arsitek lansekap. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Badan Pendaftaran Arsitektur Lansekap. Untuk mendapatkan sertifikasi, Anda harus mengikuti ujian pendaftaran arsitek lansekap (lare). Anda juga harus memiliki pengalaman kerja dengan pengawasan arsitek lansekap berlisensi. Persyaratan ini cenderung bervariasi di seluruh negara bagian. Kesimpulannya, dibutuhkan waktu 4 sampai 5 tahun untuk menjadi seorang arsitek lanskap.

Baca juga: bagaimana menemukan denah rumah untuk rumah saya? 9 Cara Membuat Denah Rumah

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.